Arie Putra tiba-tiba disorot publik setelah menukil istilah ‘Asian Value’ dan ‘Human Right’ terhadap fenomena politik dinasti yang marak terjadi dalam struktur politik Indonesia. Istilah Asian Value muncul dari gagasan pemimpin Asia era 1970-1990an untuk melawan definisi hak asasi manusia yang lahir dengan nilai-nilai erosentrism. Padahal standar dan nilai adalah relatif terhadap budaya di tempat asal mereka, yang artinya karakter dari moral dipengaruhi oleh budaya di wilayah masing-masing, termasuk soal agama, politik dan ekonomi. Di Indonesia, pemaknaan Asian Value dalam demokrasi, tidak hanya sekedar hak politik untuk memilih atau dipilih, melainkan didalamnya bersumber pada Pancasila sebagai 'volksgeits' atau jiwa bangsa. Artinya, setiap orang yang memiliki hak politik, mesti menyandarkan pendiriannya pada nilai moralitas yang terkandung di dalam Pancasila, seperti keTuhanan, kemanusiaan, dan kebijaksanaan agar tercipta keadilan sosial bagi semua rakyat Indonesia. Bila yan...
tempat pikiran dan perjalanan diabadikan